Fulan menuju rumah, wajahnya kuyu dan tatapannya hampa, siang tadi ia baru memperoleh kabar phk dari tempatnya bekerja. Bagai kiamat ia menerawang dalam hampa, apa yang akan dimakan esok hari dan bagaimana ia menjalani hidup kedepan tanpa pekerjaan, membayar hutang, membantu orang tua, dan segala macam pikiran menyelimuti otaknya.
(disaat yang bersamaan) Fulan yang lain tengah gundah karena setelah lulus sekolah tidak juga mendapatkan kerja, hingga ada kabar yang membuatnya hampir tidak percaya. Ia diajak oleh seorang Duta Besar untuk menjadi pegawai di benua eropa.
Allah Maha Adil
menciptakan segala sesuatu berpasangan!
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar